Rumah Makan Pak Kardi...

Sabtu, 14 Maret 2009 |

Di Pemalang cukup banyak kedai dan rumah makan yang menawarkan hidangan laut, terutama kepiting.  Maklum saja, Pemalang memang salah satu pusat penangkaran kepiting terbesar di utara Jawa.  Bahkan pasokan kepiting dari Pemalang sering dikirimkan untuk wilayah Tegal sampai Semarang.

Salah satu rumah makan yang kerap dituju adalah RM Pak Kardi yang sudah ada sejak tahun 1974 di daerah Comal serta cabangnya sejak tahun 1982 di daerah Ulujami.  Terletak di Jl. Raya Ulujami No.77. Telp. (0285) 577818 - HP. 08156511197.  tepat di seberang kantor camat Ulujami.  Cabang rumah makan yang cukup besar ini dikelola putri sulungnya, Ny. Tuminah (53).

Menu andalannya jelas kepiting.  Namun kesederhanaannya dengan konsep minimalis membuat rumah makan ini lebih terjaga orisinilitasnya dalam menyajikan hewan bercangkang ini.  Di daftar menu, kepiting ditawarkan dalam sajian goreng, rebus, dan masak saus.  Tak seperti di kota besar yang biasanya selalu mencantumkan kepiting saus Padang, lada hitam, atau asam manis.  "Dirumah makan ini, kepiting goreng atau rebus memang lebih disukai, terutama yang digoreng," terangnya.

Penyajianpun sederhana, kepiting dibersihkan, lalu dibelah dua.  Kemudian direndam air bumbu yang asin dan digoreng hingga matang tanpa membuka cangkangnya.  Uniknya, kepiting disajikan dengan sambal terasi yang disajikan di atas cobek batu.  Rupanya inilah cocolan untuk menikmati daging kepiting gurih dengan nasi panas.  Rasanya mak nyus.  Kesedarhanaannya makin dipertegas dengan hadirnya satu buah cobek lagi sebagai penghancur cangkang capit kepiting.  Ya, bukan capit besi khusus seperti yang biasa disertakan di rumah makan pada umumnya.  Namun itu tak mengurangi kenikmatan kepiting segar ini.  Menu ini dijual dengan harga Rp.65 ribu per kilogram.

Jika ingin hidangan yang lebih ringan namun segar, coba saja kerang rebusnya.  Biasanya, disajikan hanya direbus saja dengan cocolan saus tomat, nanas dan kacang.  Tapi di rumah makan ini berbeda.  Kerang ditumis dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, lengkuas, lalu direbus.  Rasanya pedas asam membuatnya patut dicicipi sebagai pengalaman baru.  Selain itu juga tersedia menu lain seperti udang, cumi, ikan, hingga sayur asem dan ayam goreng.

Rumah makan ini cukup besar dengan daya tampung pengunjung mencapai 200 orang.  Buka mulai pk. 09.00 pagi sampai pk.23.00 malam.  Lokasinya tepat sebelum memasuki wilayah kabupaten Pekalongan dari arah Pemalang.  Silahkan dicoba, pasti mak nyuuss!!!***

Referensi: Tabloid Saji edisi 139/th.VI/3-9 Desember 2008.